Advertisement

23 Kesan Maksiat dan Dosa


Assalamualaikum dan Salam Sejahtera | Setiap dari kita mesti pernah buat dosa dan maksiat. Buat setakat pernah, bahkan mengulangi lagi dosa - dosa itu. Sebab apa ulang? Mungkin ianya rasa seronok atau sebagainya. Tetapi, dalam dunia ini juga, setiap perbuatan dan tindakan kita, pasti akan ada kesan , sama ada baik, atau buruk.

Justeru itu sama - samalah kita muhasabah diri, dan berusaha sebaik mungkin untuk tinggalkan maksiat. Moga Allah pelihara dan bantu kita untuk tinggalkan maksiat sebelum kita jadi mayat. Antara kesan - kesan dari perbuatan maksiat adalah seperti mana yang tertera di bawah :

1 - Nafsu tidur akan bertambah - Kata Hassan al Basri .
"Sesungguhnya ketika seorang hamba melakukan dosa, dia akan terhalang melakukan solat malam dan puasa di siang hari"- Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaam-Allail .

2 - Nafsu makan akan semakin liar - Kata Ar Robi’ - semasa menambah kata-kata Imam Syafie .
"Kerana yang namanya kenyang membuat badan menjadi berat, hati menjadi keras, kecerdasan berkurang, lebih banyak tidur dan malas ibadah.”(Siyar A’lamin Nubala)

3 - Banyak kerja tak menjadi - Allah berfirman dalam surah Taha ayat 124 .
"Dan sesiapa yang berpaling ingkar dari ingatan dan petunjuk Ku, maka sesungguhnya adalah baginya kehidupan yang sempit, dan Kami akan himpunkan dia pada hari kiamat dalam keadaan buta".

4 - Allah tarik keberkatan rezeki - Riwayat Imam Ahmad .
Seorang hamba dicegah dari rezeki akibat dosa yang diperbuatnya.

5 - Hubungan dengan manusia makin rosak - Kata seorang salaf .
"Sesungguhnya aku bermaksiat kepada Allah, maka aku lihat pengaruhnya pada perilaku binatang (kenderaan) dan isteriku.”- Al-Jawabul kafi liman sa'ala 'anid dawa as syafi .

6 - Allah tarik nikmat kesihatan tubuh badan - Kata Ibnu Abbas r.anhu .
“Sesungguhnya perbuatan baik itu mendatangkan kecerahan pada wajah dan cahaya pada hati, kekuatan badan dan kecintaan. Sebaliknya, perbuatan buruk itu mengundang ketidakceriaan pada raut muka, kegelapan di dalam kubur dan di hati, kelemahan badan, susutnya rezeki dan kebencian makhluk.” - Al-Jawabul kafi liman sa'ala 'anid dawa as syafi .

7 - Ilmu susah nak masuk ke dalam hati - Kata Imam Malik .
“Aku melihat Allah telah menyiratkan dan memberikan cahaya di hatimu, wahai anakku. Janganlah engkau padamkan cahaya itu dengan maksiat.”- Al-Jawabul kafi liman sa'ala 'anid dawa as syafi .

8 - Otak malas berfikir - Kata seorang ulama salaf .
" Perbuatan dosa dan maksiat mampu merosakkan akal fikiran manusia kerana dalam akal fikiran ada cahaya, manakala perbuatan derhaka dapat memadamkan cahaya. Apabila cahaya itu padam, akal fikiran menjadi lemah.." - Al-Jawabul kafi liman sa'ala 'anid dawa as syafi .

9 - Allah tarik keberkatan masa - Kata Ibnu Qayyim .
"Sungguh! Maksiat itu adalah sebab hilangnya keberkatan rezeki dan waktu."

10 - Allah tarik nikmat beribadah - Kata Ar Robi’ - Semasa menambah kata-kata Imam Syafie .
"Kerana yang namanya kenyang membuat badan menjadi berat, hati menjadi keras, kecerdasan berkurang, lebih banyak tidur dan malas ibadah.” - Siyar A’lamin Nubala .

11 - Melengah-lengahkan solat terasa normal - Kata Ibnu Qayyim .
"Jika sudah seperti itu, hati kita akan melihat maksiat begitu indah. Tidak ada keburukan sama sekali - Al-Jawabul kafi liman sa'ala 'anid dawa as syafi .

12 - Susah menerima teguran dan nasihat - Allah berfirman dalam surah al-Muthaffifiin ayat 14 .
“Sebenarnya! Ayat-ayat Kami itu tidak ada cacatnya, bahkan mata hati mereka telah diselaputi kekotoran dosa, dengan sebab perbuatan kufur dan maksiat yang mereka kerjakan.”

13 - Rasa diri hebat dan paling betul - Allah berfirman dalam surah as soff ayat 5.
Dan ingatlah peristiwa ketika Nabi Musa berkata kepada kaumnya: " Wahai kaumku! Mengapa kamu menyakiti daku, sedang kamu mengetahui bahawa sesungguhnya aku ini Pesuruh Allah kepada kamu?" Maka ketika mereka menyeleweng dari kebenaran yang mereka sedia mengetahuinya, Allah selewengkan hati mereka dari mendapat hidayah petunjuk ; dan sememangnya Allah tidak memberi hidayah petunjuk kepada kaum yang fasik - derhaka.

14 - Semua orang dia nak komplen/kritik - Allah berfirman dalam surah al maarij ayat 19 -21.
Sesungguhnya manusia itu dijadikan bertabiat resah gelisah lagi bakhil kedekut. Apabila ia ditimpa kesusahan, dia sangat resah gelisah, dan apabila ia beroleh kesenangan, ia sangat bakhil kedekut .

15 - Suka cari kesalahan orang - Allah berfirman dalam surah yaasin ayat ke 18 dan 19 .
Penduduk bandar itu berkata pula: "Sesungguhnya kami merasa nahas dan malang dengan sebab kamu. Demi sesungguhnya, kalau kamu tidak berhenti (dari menjalankan tugas yang kamu katakan itu), tentulah kami akan merejam kamu dan sudah tentu kamu akan merasai dari pihak kami azab seksa yang tidak terperi sakitnya".

Rasul-rasul itu menjawab: "Nahas dan malang kamu itu adalah disebabkan (kekufuran) yang ada pada kamu. Patutkah kerana kamu diberi peringatan dan nasihat pengajaran (maka kamu mengancam kami dengan apa yang kamu katakan itu)? (Kamu bukanlah orang-orang yang mahu insaf) bahkan kamu adalah kaum pelampau".

16 - Hati tak terasa apa-apa dengan kematian .
Kematian itu sepatutnya menghidupkan hati. Tetapi apabila hati tak terasa apa-apa dengan kematian, itu tanda hati dan mula "nazak".

17 - Jiwa cepat resah - Rasulullah sallahu alayhi wasallam bersabda .
“Mintalah fatwa pada jiwamu. Mintalah fatwa pada hatimu (baginda menyatakannya sampai tiga kali). Kebaikan adalah sesuatu yang menenangkan jiwa dan menenteramkan hati. Sedangkan keburukan (dosa) selalu menggelisahkan jiwa dan menggoncangkan hati.”- Riwayat Ahmad dan Ad Darimi .

18 - Cepat putus asa - Allah berfirman dalam surah ar-Rum ayat 36 dan 37.
“Dan apabila Kami beri manusia merasai sesuatu rahmat, mereka bergembira dengannya (sehingga lupa daratan); dan jika mereka ditimpa sesuatu bencana disebabkan apa yang telah dilakukan oleh tangan mereka sendiri, tiba-tiba mereka berputus asa.”

“(Mengapa mereka bersikap demikian?) dan mengapa mereka tidak melihat (dengan hati mereka) bahawa Allah memewahkan rezeki bagi sesiapa yang dikehendakiNya (sebagai cubaan adakah orang itu bersyukur atau sebaliknya), dan Ia juga yang menyempitkannya (sebagai ujian sama ada diterima dengan sabar atau tidak)? Sesungguhnya hal yang demikian itu mengandungi keterangan-keterangan (yang membuktikan kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.”

19 - Suka mencarut - Rasulullah sallahu alayhi wasallam bersabda .
“Tidak lurus (istiqamah) iman seseorang hamba itu sehingga hatinya lurus dan hatinya tidak akan lurus sehingga lurus lidahnya.” - Hadis riwayat Ahmad .

20 - Cepat marah dan melenting - Rasulullah sallahu alayhi wasallam bersabda .
"Marah itu datangnya daripada syaitan dan syaitan itu diciptakan daripada api."- Riwayat Abu Daud . Syaitan itu sifatnya sukakan maksiat. Mana ada syaitan sukakan pahala dan amal soleh.

21 - Mengelak dari bersama orang yang soleh .
Maksiat biasanya membuatkan kita SENGAJA menjauhkan diri daripada orang-orang soleh sebab takut daripada ditegur atas maksiat.

22 - Memendekkan umur dan keberkatan hidup - Kata Ibnu Qayyim .
"Ketahuilah bahwa maksiat dapat mengurangi umur dan pasti dapat pula mengurangi keberkatannya, sebagaimana pula amalan kebaikan dapat menambah umur. Itulah perbuatan dosa dapat mengurangi umur."(Al-Jawabul kafi liman sa'ala 'anid dawa as syafi)

Bahagian ini, ulama' ada selisih pandangan. Ada yang kata kurangnya umur ni maksudnya kurangnya/tiada keberkatan hidup. Tiada keberkatan hidup ni maksudnya hidup jauh dari Allah. Ada juga kata ia memang hakiki kurang umur. Walaupun Allah dah tetapkan ajal, tetapi Allah juga ada hak untuk panjangkan umur, dan pendekkan umur. berdasarkan apa yang Dia mahu. Sebab memang ada hadis tentang panjangkan umur. Wallahua’lam.

23 - Maksiat menumbuhkan maksiat lain - Kata seorang ulama salaf .
"Jika seorang hamba melakukan kebaikan, maka hal tersebut akan mendorongnya untuk melakukan kebaikan yang lain dan seterusnya. Dan jika seorang hamba melakukan keburukan, maka dia pun akan cenderung untuk melakukan keburukan yang lain sehingga keburukan itu menjadi kebiasaan bagi pelakunya." - Al-Jawabul kafi liman sa'ala 'anid dawa as syafi .

Dosa merupakan satu perkataan yang biasanya digunakan dalam konteks keagamaan untuk menerangkan perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum agama, atau yang bertentangan dengan prinsip-prinsip moral. Dosa sering digunakan untuk merujuk kepada kelakuan yang dianggap salah atau dilarang dalam agama, terutamanya dalam Islam .
Article Provided By : www.tarbiahsentap.com | Tarbiah Sentap .

Post a Comment

0 Comments